IMG
Share :

Sambut Malam 27 Ramadhan, Sekcam Pekaitan Himbau Untuk Tidak Mudik Saat Berbuka Puasa Bersama di Rumah Keluarga Besar Hajjah Raniam
Sosial Budaya - 10 May 2021 01:47

BeritaBagus.co.id- Menyambut malam ke 27 dibulan suci ramadhan 1442 hijriyah, sebagai ajang mempererat tali silaturahmi, Sekretaris Camat (Sekcam) Pekaitan Mawardi S.Pd mengadakan acara berbuka puasa bersama dengan keluarga besar Hajjah (Hj) Raniam, Minggu (09/05/2021).

Pada kesempatan itu, Sekcam Pekaitan Mawardi S.Pd tampak memberikan himbauan untuk patuh kepada aturan yang telah di tetapkan oleh Pemerintah untuk tetap merayakan lebaran hari raya idul fitri 2021 dirumah saja dan tidak mudik.

" Mari kita saling menjaga, berhubungan saat ini dimasa pandemi covid 19 dan menjelang lebaran, sesuai dengan himbauan Pemerintah Pusat, Provinsi Baik Kabupaten untuk tetap merayakan lebaran dirumah saja dan tidak mudik," Ujar Sekcam Pekaitan Sabtu (08/05) malam.

Disamping itu, Sekcam Pekaitan juga menghimbau untuk selalu mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan selalu menjaga kebersihan serta cuci tangan.

Bertempat di RT 002 RW 001 Dusun Mekar Sari Kepenghuluan Teluk Bano II kecamatan Pekaitan Kabupaten Rokan Hilir inilah tempat sosok Hj Raniam tinggal bersama anak serta cucunya.

Mengenal sosok Hajjah Raniam.

Hj Raniam adalah istri dari almarhum Bahari Usman yang merupakan mantan Datuk Penghulu (Kepala Desa) yang Pertama menjabat didesa teluk bano II (dua), Bahari Usman menjabat sebagai kepada desa dalam kurun 25 tahun tercatat sejak tahun 1974 sampai 1999, yang mana pada saat itu desa teluk bano II masih didalam kawasan kecamatan Bangko Kabupaten Bengkalis.

Selain itu Hajjah Raniam juga merupakan anak kandung dari Adam bin Abdurrahman yang merupakan Datuk Penghulu Suak Temenggung yang pertama, Datuk Penghulu Adam menjabat jadi kepala desa suak temenggung diwaktu masih kecamatan Bangko kabupaten Bengakalis dikala itu tercatat menjabat sebagai datuk penghulu sejak tahun 1946 sampai 1986 menjabat dalam kurun waktu 40 tahun.

Penulis : Alek Marzen.