Home / Politik

Rindu Pemimpin Santun, Abdillah Sang Mantan Dirujuk kembali oleh Warga

Berita Bagus - Bojonegoro, 27 Juni 2022, 03:04 WIB

Bojonegoro - Aroma Pilkades di wilayah Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur semakin merebak dengan berbagai retorika politik ditingkat desa, Seperti yang terjadi di Desa Kadungrejo ini misalnya.

Jika kita teringat kata pepatah yang mengatakan bahwa, harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading, maka kali ini beritabagus akan mengajak para pembaca untuk tidak membahas tentang berbagai kematian dari pepatah-pepatah diatas, melainkan tentang jejak kepemimpinan seorang Abdillah sang mantan yang meninggalkan sebuah kerinduan, hingga kembali menjadi rujukan warga Kadungrejo untuk kembali mencalonkan diri dan menjadi pemimpin di desa ini.

Abdillah (42), pria yang dikenal santun dan low profile ini tercatat pernah memimpin Kadungrejo pada periode 2009-2014. dengan jumlah DPT sekira 3500, memiliki 5 dukuhan 3 Kepala Dusun, terdiri 30 RT dan 14 RW.

Berbagai prestasi yang pernah ditorehkan didalam membangun desanya kala itu, antara lain, tuntasnya program pavingisasi jalan lingkungan, pembangunan Balai Desa Kadungrejo, pembangunan saluran irigasi, perbaikan lapangan Sepak Bola di Dusun Karanglo dan berbagai prestasi lainnya, menjadi sebuah acuan bagi para perindu kepemimpinannya di Kadungrejo.

"Saya merasa terpanggil untuk kembali mengabdikan diri di Desa Kadungrejo ini atas dorongan dari Tokoh Masyarakat dan para Pemuda," ungkap Abdillah kepada beritabagus (26/06/2022).

Selain tekadnya untuk kembali mengabdi kepada Masyarakat Kadungrejo, Abdillah juga berjanji untuk berupaya melaksanakan program-program yang berpihak dan menyejahterakan Masyarakat.

Beberapa program yang dicanangkannya adalah, memperbaiki tata kelola pelayanan pemdes, mengupayakan program PTSL turun ke Kadungrejo, pembangunan infrastruktur serta sarana dan prasarana, peningkatan sumber daya manusia dengan cara mendorong organisasi-organisasi dan lembaga pendidikan baik formal maupun non formal yang ada di desa untuk lebih maju, menghidupkan lembaga-lembaga desa seperti (BUMDES, LPMD, Gapoktan dan karangtaruna), serta pembangunan seni budaya.

Latar belakang pendidikan pria 42 tahun yang cukup mumpuni ini pun patut menjadi pertimbangan sebagai seorang yang matang didalam memimpin dan menata administrasi desa dengan sempurna.

Abdillah tercatat pernah menempuh jenjang pendidikan mulai dari MI Al-Falah lalu melanjutkan ke jenjang menengah pertama yaitu MTs Al-Ma'arif Plandirejo, kemudian melanjutkan pendidikan menengah atas di MAN Bahrul Ulum Tambakberas dan menuntaskan Pendidikan tingginya di Unmer Malang sampai meraih gelar S1 Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Administrasi Negara).

Sudah tentu tidak diragukan lagi kemampuan didalam memimpin sebuah desa dengan ilmu pendidikannya yang mumpuni. (red)

Share :

Berita Popular


Menjelang MUNAS PERADI 2020 AD/ART diduga sengaja di Ubah.

Berita Popular

25 Januari 2020, 02:02 WIB

Menjelang MUNAS PERADI 2020 AD/ART diduga sengaja di Ubah.
Sejarah Dan Rangkaian Beserta Makna (Filosofi) Hari Raya Galungan

Berita Popular

14 September 2020, 19:15 WIB

Sejarah Dan Rangkaian Beserta Makna (Filosofi) Hari Raya Galungan
Jadwal Pertandingan Persibo

Berita Popular

01 Agustus 2019, 13:36 WIB

Jadwal Pertandingan Persibo