IMG
Share :

Dinas Perkim Rohil Sosialisasi Dana DAK Infrastruktur Desa Stunting Tahun Anggaran 2021.
Sosial Budaya - 24 Feb 2021 02:48

Bagan Siapiapi- Dalam upaya pencegahan dan menindaklanjuti terkait kasus stunting di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), bersama Dinas Kesehatan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Tim Fasilitator dan 9 Kepala Puskesmas, melakukan rapat sosialisai Dana Alokasi Kusus (DAK) infrastruktur Desa Stunting tahun anggaran 2021, bertempat di Aula Disperkim, kawasan komplek perkantoran batu 6 Bagan siapiapi, Selasa (23/02/2021), dimulai sekira (09:00) Wib.

"Untuk diketahui stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang, terjadi nya stunting bisa dimulai dari dalam kandungan dan baru terlihat saat anak beranjak pada usia dua tahun, yang mana bisa terlihat pada fisik anak lebih pendek dari pada anak lain seumurnya. namun menurut hasil riset kementrian kesehatan (Kemkes) stunting bisa disebabkan oleh gizi buruk 40% dan tidak adanya air bersih 60%," (red)

Terkait kasus stunting, Kadis Perkim Zulfahmi ST MT mengatakan, Sedikitnya ada 21 Desa/Kepenghuluan di kabupaten Rokan Hilir terdapat kasus stunting, salah satu upaya Pemerintah untuk Pencegahannya dan penindakan kasus stunting itu dibutuhkan air bersih dan sanitasi, Dinas Perkim dalam hal ini mendapat tugas untuk menyelesaikan urusan sanitasi dan air minum tersebut," Sebutnya.

Yang mana menurutnya," Ketika sanitasi tidak layak akan muncul bibit penyakit, Ketika masyarakat mengonsumsi air tidak sehat penyakit akan bermunculan, penyakit penyakit tersebut apabila terjadi pada ibu hamil bisa mengakibatkan pertumbuhan janin yang tidak baik, ujungnya apa kan timbul kasus stunting,"Jelasnya kepada wartawan.

Dari sini, Lanjutnya," kita menyimpulkan bahwa Dinas Perkim siap membantu mengentaskan program stunting Rohil khusus dibidang sanitasi dan air minum, dan ditahun 2021 kita fokus semuanya DAK itu untuk daerah Desa stunting atau didaerah 21 Desa/Kepenghuluan tersebut yang akan kita berikan program air minum dan sanitasi,"Pungkasnya.

Dikatakan, Adapun target Pemkab Rohil kedepan khususnya dibidang sanitasi dan air minum, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir Melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Telah mencanangkan sebuah program yang mana menargetkan pada tahun 2030 Rokan Hilir sudah terakses sanitasi dan air minum yang layak,"Jelas Zulfahmi.

Sisi lain, Kepala Bidang (Kabid) kawasan Pemukiman, Tito Satria ST, mengatakan, Terkait program penangan stunting Rohil 2021 dari hasil koordinasi rapat tersebut, sudah mendapat gambaran yang mana pihaknya dalam waktu dekat ini akan turun ke lokasi melakukan pengecekan bersama tim fasilitator dan berharap kerjasama dengan pihak kesehatan melalui puskesmas puskesmas untuk memperoleh data desa stunting yang berdampak dibeberapa daerah.

"Tentunya hal ini tidak akan selesai dengan (1) tahun anggaran, kedepannya kami dari Dinas Perkim tetap melanjutkan program ini terkait pencegahan stunting di Desa/Kepenghuluan yang berdampak stunting, tentunya ini perlu dukungan dari semua pihak,"tutup Tito.

Penulis : Alek Marzen.